Aku orang yang sering berdoa dan bersimpuh
kepada Tuhan
Aku manusia yang selalu bersyukur walau
kadang rasanya kenikmatan ini makin lama makin banyak yang dicukur
Aku selalu punya harapan yang aku pikir
akan mengembang
Menjadi kenyataan dan bukan hanya menjadi
angan angan yang mengambang
Rumahku selalu berisik dan berantakan
karena perabotan yang melayang layang
Layaknya burung yang tak suka tinggal di
sangkar
Ibu selalu ingin keluar, walau ayah tak
mengijinkan
Aku benci menjadi perempuan
Kekuatanku tak pernah bisa melerai
pertengkaran
Lemahku menjadi salah satu alasan mengapa
aku terus menerus meminta bantuan dengan tangisan
Kalau sudah begitu, satu-satunya yang aku
pikirkan hanyalah tuhan
Setiap kali aku pulang ke rumah, aku selalu
punya sepatah dua patah yang kusampaikan kepada tuhan
"Tuhan, semoga hari ini rumah tenang
tanpa ada kekerasan"
Penulis: Alya Wijayani

0 Komentar