Dokumentasi kajian ekonomi islam.

www.sinergirpress.com Pada Sabtu, 24 Desember 2022 Forum Study Ekonomi Syariah (Forsesy) Universitas Kuningan mengadakan kajian ekonomi islam yang dilaksanakan setiap bulan sekali. Kajian ini bertujuan untuk menambah wawasan terkait isu ekonomi syariah, serta sekaligus mengajak agar masyarakat memperhatikan prinsip syariah  dalam dalam kegiatan ekonomi.

Kajian yang mengusung tema “Solusi Ekonomi Islam Dalam Menghadapi Resesi Ekonomi 2023’ dilaksakan secara offline di masjid Universitas Kuningan dan diisi oleh  ibu Teti Rahmawati, M.Si.AK.CA sebagai pemateri.

Dalam penjelasannya, ibu Teti menerangkan bahwa penyebab dari resisi yang mungkin akan terjadi di tahun 2023 ini ada 5 penyebab, diantaranya  adalah pandemi Covid-19, perang Rusia dan Ukraina, tingginya inflasi, kenaikan suku bunga, dan tingkat permintaan yang menurun.

Namun meskipun demikian, ibu Teti  dengan mengutip QS Albaqarah:155 mengingatkan bahwa kita tidak harus ketakutan berlebihan dalam menyikapinya. "Kehidupan manusia memang penuh cobaan dan kami pasti akan menguji kamu untuk mengetahui kualitas keimanan seseorang dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah buahan. Bersabarlah dalam menghadapi semua itu,” ujar ibu Teti.

Diakhir penjelasannya,  ibu Teti memberikan solusi dari peramasalahan yang mungkin akan terjadi. Menurutnya, kita perlu belajar dari resesi mesir di zaman Nabi Yusuf,  bahwa setidaknya ada 3 hal yang perlu diperhatikan yaitu sumber krisis ekonomi, peranan otoritas fiskal negara, serta peranan ulama dan umara.

Satria Dwi Bakti, salah satu peserta kajian, menjelaskan bahwa dirinya sangat antusias dengan kegiatan seperti ini. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat dalam peningkatan wawasan dan ilmu pengetahuan. "Kesannya baik, menambah ilmu pengetahuan. Saya harap kajian kedepannya bisa lebih baik lagi,” ujar Satria.

 

Penulis: Taufik Hidayat (Anggota forsesy)

Editor: Elsa Nur Sabela